ANDA BERADA DI: Depan Berita Tips dan Inovasi Penanggulangan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Padi

Penanggulangan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Padi

E-mail Cetak PDF

Hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi, menjadi salah satu momok bagi sebagian petani. Tidak hanya merugikan, namun hama dan penyakit yang menyerang bisa berdampak pada gagal panen. Seperti halnya serangan hama wereng yang terjadi di kecamatan Jombang, Bandarkedungmulyo, Diwek, Gudo, Kesamben dan Perak. Serta baru-baru ini serangan hama tikus bulan januari kemarin di daerah Sumobito.

Perlu langkah yang tepat untuk mengantisipasi gagal panen yang jelas sekali sangat merugikan, tentu petani harus lebih memperhatikan cara penanggulangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi.

Faktor Penyebab Hama dan Penyakit Tanaman Padi

Salah satu yang menjadi faktor timbulnya hama dan penyakit tanaman padi disebabkan musim tanam atau faktor alam yang memang memunculkan beberapa hama tertentu.

Adanya siklus pengairan yang berselang dengan adanya peningkatan hasil produksi panen. Namun hal tersebut juga membuat merangsang adanya perkembangan hama atau penyakit pada tanaman padi.

Oleh sebab itu, petani wajib mengetahui cara penanggulangan hama dan penyakit tanaman padi seperti yang akan diulas berikut ini:

Penanggulangan Hama Padi

Antisipasi kegagalan panen memang sangat diperlukan, salah satunya petani harus memahami masing-masing hama yang menyerang tanaman padi sekaligus langkah pengendaliannya sebagai berikut:

1. Hama Wereng

Hama wereng sendiri memiliki pertumbuhan populasi yang cukup besar dalam waktu yang cukup singkat. Hama yang menyerang dengan cara menghisap cairan batang ini sangat merugikan dari berbagai aspek masa pertumbuhan tanaman padi.

Penanggulangan hama wereng yang efektif, tentu tidak menyebabkan musuh alami hama wereng sendiri tidak mati. Penggunaan insektisida yang tidak bijak akan menimbulkan banyak hal, untuk meminimalisir hal tersebut penggunaan pupuk cair organik untuk menekan unsur nitrogen yang terlalu tinggi.

Sebab unsur nitrogen yang tinggi membuat tanaman padi akan menjadi lunak dan manis sehingga hama wereng nyaman untuk bersarang serta berkembang biak.

2. Hama Putih

Hama putih menjadi salah satu hama yang kerap sekali menyerang bagian daun tanaman padi saat masih kecil atau masa pertumbuhan.

Akibatnya pada bagian daun akan muncul bercak-bercak putih dan merusak kesehatan daun padi.

Penanggulangan hama putih bisa dengan mengatur sistem pengairan ataupun pemilihan bibit yang berkualitas pada saat pertama kali akan menanam. cara lainnya yang dilakukan dengan melakukan penyiangan atau memotong pada tanaman yang sudah terindikasi bercak putih banyak tepatnya pada bagian daunnya.

3. Belalang

Pada musim tertentu belalang memang kerap muncul, dan menjadi salah satu musuh petani. Belalang menyerang pada bagian bulir padi dan juga menyerang bagian daun padi.

Bagian daun atau bulir padi yang terkena belalang akan muncul bercak sekaligus bintik hitam. Oleh sebab itu, cara penanggulangannya dengan mengetahui sarang belalang dan melakukan penyemprotan dengan bahan alami.

Salah satu bahan alaminya dengan mencapur akar tuba dan daun mimba untuk menjadi pestisida organik. Manfaatnya menggunakan kedua campuran tersebut yaitu untuk menghambat pertumbuhan serangga.

Cara penggunannya dengan menyemprotkan secara merata pada tanaman yang terkena hama belalang dan dilakukan secara berulang.

4. Penggerek Batang

Hama penggerek batang menyerang bagian batang tanaman padi bisa juga pada bagian pelepah daun padi. Cara penanggulangannya juga berbeda-beda sebab dipengaruhi oleh setiap fase pertumbuhannya.

Pada saat fase pratanam, bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi lingkungan yang mepengaruhi media tanam padi seperti pengolahan tanah yang dipercepat atau melakukan penundaan penebaran benih tanam padi.

Bisa juga saat fase persemaian dan fase generatif dengan memusnahkan tanaman padi yang terindikasi hama penggerek.

5. Tikus

Hama tikus menjadi salah satu hama yang cukup merepotkan para petani. Oleh sebab itu cara penanggulangannya juga harus efektif seperti melakukan isolasi lahan dengan pagar agar tikus tidak masuk kedalam lahan atau sawah.

Bisa juga memasang jebakan tikus disesuaikan dengan luasnya lahan atau sawah yang ditanami padi. Bisa juga memberikan racun tikus menggunakan aplikasi berupa umpan racun lambung (rodentisida) atau dengan emposan berupa zat belerang (fumigan) pada saat olah tanah atau saat pertama kali mengolah lahan.

Penanggulangan Penyakit Padi

Selain cara penanggulangan terhadap hama tanaman padi yang perlu diperhatikan juga penanggulangan penyakit pada tanaman padi. Berikut ini penjelasan mengenai penanggulangan penyakit pada tanaman padi.

1. Penyakit HDB

Salah satu penyakit yang disebabkan  oleh bakteri yang menyebar luas dan berdampak menurunkan hasil panen. Penyakit ini muncul saat musim hujan maupun musim kemarau yang kemungkinan basa dan lahannya selalu tergenang air.

Penyakit ini juga disebut penyakit hawar bakteri atau penyakit kresek yang menyebabkan muncul bercak abu-abu kekuningan pada tepi daun.

Cara penanggulangan penyakit ini dengan memilih bibit yang unggul dan tahan varietas. Bisa juga petani menggunakan pupuk nitrogen dengan bijak atau tidak berlebihan.

2. Penyakit Tungro

Penyakit yang satu ini disebabkan virus dari hama wereng hijau yang ditularkan pada tanaman padi. Saat fase pertumbuhan vegetativ, penyakit tungro menyerang tanaman padi yang mengakibatkan tanaman padi akan tumbuh kerdil. Selain itu daun maupun pelepahnya akan berwarna kuning sampai warna kemerahan.

Cara penanggulanngannya dengan pemilihan bibit tanaman padi yang berkualitas saat pertama kali akan tanam padi. Jika sudah terlanjur pada fase pertumbuhan, bisa dilakukan dengan mencabut tanaman yang terinfeksi penyakit ini.

3. Penyakit Virus Kerdil

Penyakit yang satu ini juga ditularkan oleh hama wereng coklat yang mengakibatkan tanaman padi akan  tumbuh menyempit, daunnya pendek dan persis tampak seperti rumput.

Penanggulangan penyakit virus kerdil ini penanggulangannya sama dengan memperhatikan juga cara penanggulangan pada hama wereng.

Bisa juga pada tahap awal menanam padi, pastinya memilih bibit berkualitas untuk mengantisipasi pertumbuhan tanaman padi jelek akibat terkena dampak virus ini. (Karolina Eka Yulianti)

 

Add comment

Security code
Refresh