ANDA BERADA DI: Depan Berita Program Kegiatan KEMBANGKAN KAPASITAS PETANI DENGAN SLPHT

KEMBANGKAN KAPASITAS PETANI DENGAN SLPHT

E-mail Cetak PDF

Desa dadi tunggal merupakan desa yang berada  di paling timur kecamatan  Ploso  dan yang  mempunyai  pola tanam  Padi – Padi – Palawija, selain masih terdapat tanaman  sayuran dan perkebunantebu dan tembakau.  Gapoktan  dadi tunggal  terdiri  dari 3 (Tiga ) kelompok tani antara lain Plumpang kulon, Plumpang wetan dan Cuwalang yang keseluruhan luas arealnya 109 Ha.

Dari ketiga kelompok tani tersebut  Plumpang kulon merupakan  kelompok tani  yang di pilih  untuk  mendapatkan  dan melakukan  SLPHT  yang  sumber dananya berasal dari dana APBN. SLPHT (Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu) merupakan  program dari Pemerintah  pusat yang memfasilitasi petani agar memiliki kapasitas handal dalam mengendalikan OPT tanaman secara terpadu melalui praktek lapang.  Hal yang dipelajari meliputi pengenalan hama,penyakit dan musuh alami  serta  macam – macam agensi hayati beserta teknis pengendalian OPT secara terintegrasi.

Dalam  kegiatan ini diikuti oleh  25 orang  peserta  dari  anggota  kelompok tani  Plumpang kulon  yang di ketuai oleh  Bapak  Ngairin.  Menurut bapak dua anak ini, kegiatan/ program semacam   ini sangat  penting dan berarti sekali bagi petani. Kamipun  berharap agar kegiatan semacam ini tidak  berhenti sampai di sini, tetapi  ada tindak lanjutnya kedepan.  Tambah  pak Ngairin sambil merapikan tulisannya. Kegiatan SLPHT  ini  dilakukan  selama  12 kali pertemuan  setiap hari  senin ,dan  kegiatan  ini  sudah  mulai  pada awal bulan mei kemarin. Pada  kegiatan  ini  juga di buat  petak  pengamatan yang  jaraknya  berdekatan, di mana yang satu  mendapat  perlakuan  sesuai kebiasaan petani dan yang  lain pakai  untuk  petak  SLPHT  yang mengutamakan  pemanfaatan  musuh alami dan agensi hayati berbasis kesimbangan ekosistem.

Dalam  setiap pertemuan, petani di minta  untuk melakukan  pengamatan  yang  dibekali kantong plastic  sebagai  wadah.  Bila  petani  menemukan  hewan atau  penyakit  pada tanaman padi, maka akan menjadi bahan diskusi di kelompok.  Setelah di bawa dan di bahas  bersama  untuk  mengenali  apakah  hewan  itu  merupakan  hama, predator  ataukah  musuh alami  serta  macam penyakit, akan dibahas secara detail tentang tindakan yang bsia dilakukan petani.

Patmiasih  selaku  petugas   POPT  Kecamatan  Ploso yang  bertugas  sebagai  pemandu  SLPHT  akan membantu  para  petani  dalam  setiap  pemecahan  masalah.  Selain cara  pengendalian, akan  memberkan  teknik  -  teknik  yang  bersifat  ramah  lingkungan   dalam rangka menjaga  stabilitas  ekosistem yang ada.  Menurut  Patmiasih, petani  harus  paham  di lahan  yang  mereka  tenami serta mengenali anggota komunitas sawah/ individu yang  ada dalam  lahan tersebut.  Maka  program  SLPHT  seperti  ini  sangat  penting  tegasnya  saat  berada  dalam  kegiatan SLPTH  di poktan  Plumpang  kulon.
(Enis Z - Unit TI Kec. Ploso)

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh