ANDA BERADA DI: Depan Berita Program Kegiatan SINERGI LAB. TERPADU DENGAN LABORATORIUM LAPANG

SINERGI LAB. TERPADU DENGAN LABORATORIUM LAPANG

E-mail Cetak PDF

Untuk memantapkan fungsi laboratorium terpadu sebagai pendukung inovasi teknologi spesifik lokasi, Lab. segera bersinergi dengan laboratorium lapangan di setiap kecamatan. Melalui Laboratorium lapang itulah semua paket teknologi akan diterapkan secara terpadu. Selain itu LL itu nantinya juga  akan mendapatkan kawalan langsung dari petugas dilapangan dan dari petugas Lab. di Jombang.

Sutopo, SP salah satu analis senior  di Lab. terpadu mengatakan, LL itu nanti akan serentak diawali pada persiapan musim tanam MP tahun 2012-2013. “Kita awali dari pengambilan sampel tanah di akhir MK II tahun ini, nanti pengambilan sampel tanah akan kita dampingi langsung agar bisa meminimalisir kesalahan. Selanjutnya sampel tanah akan segera kita analisa di Lab Tanah agar, sebelum tanam MP 2012-2013 nanti sudah bisa kita keluarkan rekomendasi pemupukan untuk LL tersebut,” terang Sutopo saat sosialisasi di pertemuan BPP Koordinasi.

“LL  tersebut bisa ditempatkan di lokasi SLPTT, untuk yang tidak memiliki kegiatan SLPTT     tetap  harus membuat LL tentu diusahakan dari kegiatan yang lain. Selanjutnya, seluruh Laboratorium lapangan di setiap Kecamatan itu nanti akan diletakkan ditempat strategis, di pinggir jalan agar mudah dilihat oleh orang. Nanti akan kita kompetisikan mana laboratorium lapang terbaik. Selanjutnya LL yang paling baik akan kita jadikan temu lapang di saat masa panen raya,” katanya.

Keberadaan LL tersebut, tentu diharapkan akan semakin mempercepat transfer teknologi yang dikeluarkan oleh Lab. terpadu Dinas Pertanian. Hasil nyata yang saat ini sudah dirasakan adalah dari hasil survei penggunaan pupuk kimia. Ternyata terjadi penurunan yang cukup signifikan dalam penggunaan pupuk kimia. Hal ini juga bisa dilihat dari ketersediaan pupuk kimia yang selalu mengalami  surplus setiap tahunnya.

Hal tersebut tentu tidak lepas dari semakin sadarnya petani jombang dalam menggunakan pupuk organik dan tentu rekomendasi pemupukan berimbang yang dososialisasikan oleh petugas lapangan mulai diaplikasikan oleh para petani.

(Humus Edisi 27 Tahun III 2012)

 

 

 

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh