ANDA BERADA DI: Depan Berita Penyuluhan Pertanian GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) JOMBANG SIAP BERBADAN HUKUM (RADAR MOJOKERTO RABU 6 APRIL 2011)

GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) JOMBANG SIAP BERBADAN HUKUM (RADAR MOJOKERTO RABU 6 APRIL 2011)

E-mail Cetak PDF

Jombang - Setelah sukses dengan restrukturisasi Kelompok Tani Gabungan Kelompok Tani, diwujudkan kerjasama tiga dinas terkait (Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, dan Dinas Peternakan dan Perikanan), telah ditanda tangani MOU tiga dinas tentang kesepakatan dalam restrukturisasi Poktan Gapoktan Isi kesepakatan itu antara lain, sepakat untuk menjadikan kelompok tani - gabungan kelompok tani sebgai pusat kegiatan pertanian dalam arti luas (tanaman pangan & hortikultura, peternakan & perikanan, perkebunan & kehutanan). Kedua, sepakat untuk melakukan pembinaan secara bersama terhadap kelompok tani - gabunga kelompok tani. Ketiga, sepakat untuk melakukan koordianasi dalam penyusunan kegiatan dan anggaran dalam rangka pemberdayaan kelompok tani - gabungan kelompo tani. Keempat, sepakat untuk melakukan ekspose kegiatan secara bersama - sama terkait kegiatan dalam kelompok tani - gabungan kelompok tani. Guna meningkatkan akses gabungan kelompok tani (Gapoktan) dalam melaksanakan kerjasama dengan pihak ketiga.
Pada tahun 2011 ini sebanyak 20 Gapoktan di kabupaten Jombang dipersiapkan untuk memiliki akta notaris atau berbadan hukum. Untuk memperkokoh posisi Gapoktan, maka pada lembaga tersebut juga dilengkapi dengan Lembaga Mikro Agribisnis (LKMA) yang merupakan lembaga otoritas keuangan petani. Ke depan diharapkan lembaga ini sebagai "bank" Gapoktan dan Poktan yang mampu mendanai segala aktivitas usaha tani.
Adapun kegiatan Gapoktan umumnya meliputi penyediaan sarana produksi, penyiapan biaya usaha tan, proses tunda jual dan lumbung kelompok."Selain itu pada bulan April ini serentak disetiap kecamatan melaksanakan restrukturisasi bagi Gapoktan dan Poktan terutama yang belum berdasarkan dusun dan hamparan sehingga nantinya kegiatan ini akan bisa menjangkau sebanyak 304 gapoktan dan 1204 Poktan," tutur Drs Suhardi M.Si. Upaya ini untuk menguatkan kelembagaan dan mewujudkan kelompok tani mandiri.

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh