ANDA BERADA DI: Depan Berita Info Kecamatan

Info Kecamatan

Kurangi Serangan Hama Dengan Pergiliran Tanaman

Hama dan penyakit tanaman merupakan siklus yang tak terpisahkan dari pola tanam dan tata tanam di lahan pertanian.  Sebuah Individu/ hewan bisa dikatakan hama ketika telah merugikan petani dengan melampaui ambang batas ekonomi.  Agar individu/ populasi hewan pada ekosistem lahan tidak berubah status menjadi hama, diperlukan keseimbangan ekosistem yang terus menerus sehingga menunjang produksi dan produktifitas pertanian secara berkelanjutan. Pola tanam menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan hama dan penyakit tanaman. Pola tanam yang tidak serempak dalam satu hamparan biasanya menunjang perkembangan hama dan penyakit. 

 

Penyerahan Kartu Tani di Kecamatan Mojowarno

Salah satu faktor produksi yang sangat penting dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian adalah PUPUK. Pemerintah melakukan kebijakan penyediaan pupuk bagi petani melalui subsidi harga pupuk. Dalam pelaksanaanya terdapat permasalahan terkait pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk, antara lain : belum tepat sasaran, perembesan, kelangkaan, dan kenaikan harga di tingkat petani. Agar distribusi pupuk bersubsidi memenuhi Asas 6 Tepat (Tepat Jumlah, Jenis, Waktu, Tempat, Mutu, dan Harga) dan meminimalisir permasalahan dalam pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi serta implementasi. Pemerintah Provinsi Jawa TImur bekerjasama dengan PT. Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk. membuat aplikasi untuk penebusan dan pembayaran pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani.

   

Poktan Carangwulung Giat Manfaatkan Agensia Hayati

Poktan Carangwulung, yang berlokasi di Dusun Carangwuluung Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam merupakan salah satu poktan yang intens dalam pemanfaatan bahan ramah lingkungan dalam menjalankan usahataninya baik tanaman pangan maupun hortikultura. Salah satu bahan ramah lingkungan yang dimanfaatkan adalah Agensia hayati Jamur Trichoderma sp. Jamur ini dapat mengendalikan penyakit layu atau bercak daun yang biasa menyerang tanaman pangan dan hortikultura. Trichoderma sp bersifat antagonis terhadap beberapa patogen tular tanah seperti Fusarium moniliforme dan Sclerotium rolfsii. Trichoderma sp juga mempunyai kemampuan sebagai dekomposer dalam pembuatan pupuk organik/ kompos.

   

Coffea Excelsa Chev

Kopi ekselsa termasuk satu kelompok dengan Kopi liberika ( Coffea liberica Bull ex Hiern ). Kopi ekselsa dikenal juga dengan nama latin C. Liberica var. Dewevrei. Morfologi keduanya sangat mirip. Pembedanya ada di pucuk daunnya. Jika pucuk daun Kopi liberika berwarna hijau, maka pucuk daun Kopi ekselsa berwarna kemerah-merahan. Kopi jenis ini didatangkan dari negara Liberia pada tahun 1875 oleh Belanda. Saat itu kopi golongan Liberika ini dinilai tahan penyakit karat daun (Hemilea vastatrix). Yang banyak menyerang Kopi arabika. Kopi ekselsa tumbuh dan berkembang baik di tanah dengan keasaman tinggi. Contohnya di kawasan Wonosalam, Lereng Anjasmoro. Maka dari itu Kopi Ekselsa dikenal dengan " Kopi Asam".

   

Menengok Petani Cabai Sumobito Menghadapi Pancaroba

Desa Kendalsari Kecamatan Sumobito merupakan salah satu sentra budidaya cabai di Kabupaten Jombang. Pada musim tanam MT III ini tidak kurang dari 30 Ha sawah di Kelompoktani Kendalsari Desa Kendalsari membudidayakan cabai. Menghadapi musim pancaroba dan penghujan ini petani mulai merasa resah. Kita tahu bahwa musim hujan adalah momok paling menakutkan bagi petani cabai. Belum lagi bila ada serangan virus pada musim ini bisa mengancam penurunan produksi. Betapa menggiurkan harga cabai yang tinggi yang sering terjadi belakangan ini. Fluktuasi harga berkorelasi erat dengan pasokan produksi. Kenaikan harga cabai merupakan akumulasi berbagai faktor yang terjadi selama proses produksi cabai.