ANDA BERADA DI: Depan Berita Info Kecamatan MUSRENBANGDES TAHUN 2020, DI KECAMATAN NGORO

MUSRENBANGDES TAHUN 2020, DI KECAMATAN NGORO

E-mail Cetak PDF

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes tahun 2020 untuk perencanaan penganggaran keuangan tahun 2021 dilaksanakan secara serentak di Kecamatan Ngoro. Dimulai pada hari Selasa, 28 Januari 2020 hingga hari Selasa minggu berikutnya, 4 Pebruari 2020.

 

Terkait dengan visi misi Bupati Jombang terpilih, Munjidah Wahab – Sumrambah, Program Berkadang untuk membangun Kabupaten Jombang yang Berkarakter dan berdaya saing menjadi program andalan dalam musrenbangdes kali ini. Pemerintah Kabupaten Jombang menganggarkan dana sebesar Rp. 200.000.000,00 yang salah satunya untuk mendukung pembangunan bidang pertanian.

BPP Ngoro sebagai pelaksana teknis lapangan bidang pertanian dari dinas Pertanian Kabupaten Jombang berpartisipasi dalam kegitan ini dengan mengikuti pelaksanaan kegiatan musrenbang di setiap wilayah binaan masing-masing PPL. Dengan harapan bisa mendampingi warga tani yang tergabung dalam poktan dan gapoktan untuk mengakses dana berkadang bagi pembangunan usaha tani di wilayah.

Selaras dengan alokasi dana berkadang, usulan yang dapat difasilitasi dalam musrenbang kali ini terkait pembangunan pertanian adalah :

 

1.    Pembangunan sumur dangkal
2.    Pembangunan Jalan Usha Tani pertanian desa
3.    Pembangunan Jaringan Irigasi Desa
4.    Pemberantasan, penanggulangan dan pengendalian OPT hama tikus
5.    Pembuatan pupuk organik, bokahi / kompos

Untuk kawasan endemik tikus di Kecamatan Ngoro, yakni Desa Kesamben, Sidowarek, Sugihwaras dan Rejoagung. Kegiatan Pemberantasan, penanggulangan dan pengendalian OPT hama tikus merupakan menu wajib yang harus diakses oleh desa tersebut untuk bisa menyerap dana berkadang.  Sedangkan usulan lain yang bisa diakses oleh masyarakat petani untuk semisal usulan pelaksanaan pembinaan terkait kelembagaan kelompok, pengadaan bibit pertanian dan pengadaan peralatan pasca panen, dapat diserap melalui dana DD, ADD. Demikian disampaikan oleh M Haris selaku pendamping desa di Kecamatan Ngoro.

Melalui musrenbangdes kali ini, beberapa desa sudah memanfaatkan dana berkadang sesuai alokasi. Misalnya Desa Ngoro mengajukan pengadaan pupuk bokashi sebanyak 37 ton. Desa Kauman mengajukan pengadaan pupuk bokasi, pembangunan sumur dangkal, pembangunan jaringan irigasi desa. Desa Genukwatu mengajukan pengadaan pupk bokashi dan pembangunan jaringan irigasi desa. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan musrenbangdes tahun 2020 ini, BBP Ngoro selaku pelaksana pembangunan pertanian di Kecamaatn Ngoro berharap bahwa program tersebut menjadi momentum awal dalam pembangunan pertanian yang lebih berpihak kepada petani. Kedepannya, dengan keberhasilan pembangunan dan penguatan kelembagaan pertanian yang mumpuni. Dana berkadang diharapkan bisa benar-benar menyentuh dan memenuhi kebutuhan masyarakat pertanian di Kecamatan Ngoro khususnya dan di Kabupaten Jombang pada umumnya.

 

Add comment

Security code
Refresh