PADI ORGANIK PLANDAAN

Cetak

Kesadaran budidaya secara organik semakin berkembang di kalangan para petani Jombang. Salah satunya dilakukan oleh Solekan, Ketua P4S Plandaan Madani, Kecamatan Plandaan. Didorong oleh keinginannya untuk ikut memperbaiki kesuburan lahan dan kualitas produk pertanian, Solekan dan 5 petani mitranya mencoba menanam padi organik di lahan mereka seluas 1,5 ha.

Memang belum 100 % organic, karena lahannya masih berhimpit dengan lahan petani lain yang masih ditanami dengan cara biasa. Pengairannya juga belum terpisah seperti syarat pertanian organic yang sesungguhnya. Akan tetapi yang dilakukan Solekan dan kawan-kawan sudah sangat berarti. Tanaman padinya sudah tidak menggunakan pupuk kimia sama sekali. Solekan mengandalkan bokashi, mikoriza, MOL untuk menyuburkan tanamannya. “Per boto seratusnya (0,14 Ha) kita menggunakan 8 kwintal bokashi , “terang Solekan.

Demikian juga, untuk mengendalikan hama penyakit Solekan pantang memakai pestisida kimia. Mengingat ini adalah kali pertama dia menerapkan budidaya organic, wajar kalau lahannya yang seluas 1,5 ha hanya menghasilkan panen seberat 7,5 ton. Tetapi akhirnya  Solekan bisa bernafas lega. Padi organik yang ditanam bersama lima rekannya laris diborong oleh konsumen.

Terang Solekan dalam kesempatan panen perdananya yang menghadirkan pajabat Bulog, Dinas Pertanian dan KTNA Kabupaten Jombang di Kecamatan Megaluh.

HUMUS EDISI 22