ANDA BERADA DI: Depan Berita Tips dan Inovasi Budidaya Aglaonema

Budidaya Aglaonema

E-mail Cetak PDF

Bisnis tanaman hias, tidak kalah prospeknya dengan tanaman pangan.  Jika tanaman pangan menjanjikan keuntungan yang konstan dan kontinyu, lain ceritanya dengan bisnis tanaman hias.  Dengan sentuhan promo dan bidikan pangsa pasar yang tepat sasaran, ternyata mampu membawa para pelakunya mengumpulkan pundi-pundi  rupiah lebih cepat dan besar.  Secara reflek seolah kita juga diingatkan dengan gemparnya tanaman Anthurium “Gelombang cinta” yang banyak menyita perhatian para pelaku agrobisnis.  Banyak jutawan baru terbentuk, namun tidak sedikit yang justru menderita kerugian karenanya. Fluktuatifnya harga tanaman hias yang sulit terkontrol, menjadikan usaha ini dihindari oleh para pemain pemula.  Namun jika kita jeli mengamati, usaha ini sangat prospektif dikembangkan dimasyarakat kita terutama dalam segmen pasar menengah keatas. 
Pekerjaan yang cocok untuk kita, adalah yang timbul dari Hobby.  Itulah pendapat beberapa pengusaha sukses yang menjadi motivasi utama setiap para pelaku usaha pertanian.  Jika anda hobby merawat tanaman hias, maka sesungguhnya anda memiliki potensi menjadi pengusaha sukses dalam mengembangkan tanaman hias.  Tinggal anda mengasah dan terus berusaha mengembangkan bakat anda. 

Usaha budidaya tanaman hias masih menjadi idola beberapa masyarakat terutama kaum ibu rumah tangga.  Namun, sangat sedikit yang mengarah pada “profit oriented” apalagi untuk menunjang penambahan penghasilan dan nilai ekonomis.  Seperti tanaman hias jenis aglonema yang masih menjadi idola para hobbys tanaman hias.  Sulitnya teknis budidaya tanaman ini, menjadikan harganya masih konstan bertengger dibanding komoditas tanamn hias lain.  Aglaonema adalah jenis tanaman hias daun yang cukup populer dikalangan pecinta tanaman hias.  Tamanan ini mampu menarik perhatian lantaran kecantikan bentuk dan warnanya. Tidak heran kalau aglaonema mendapat julukan sebagai ‘ratu tanaman hias daun’.  Untuk itu kita akan mengupas tentang budidaya tanaman ini yang masih bertahan dalam pasaran dengan harga yang cenderung stabil

Merawat tanaman hias jika menjadi hobby, akan ringan dan menyenangkan tentunya untuk dilakukan.  Seperti yang dilakukan Bu Norma, warga Desa Plandi Kecamatan Jombang ini senang merawat tanaman aglaonema/ sri rejeki miliknya.  Beberapa jenis agalonema dirawat diarea depan rumahnya.  Salah satu jenis miliknya adalah Donna carmen.  Warna daunnya menyala dan biasanya anakannya banyak. Daunnya lebat dan rimbun. Bentuknya cenderung bulat. Warna daunnya hijau kekuning-kuningan dan terdapat bercak merah. Yang paling jelas terlihat adalah tulang daunnya berwarna pink. Donna Carmen di release pada tahun 1985, dan mampu bertahan sebagai primadona hingga hampir 20 tahun.  Imbuh Ibu 3 anak ini. 

Selain itu, ada jenis Pride of sumatra yang lebih menyala balik daunnya.  Pride of sumatera merupakan awal generasi aglaonema berwarna merah. Pride of sumatera di release pada tahun 1993.  Tanamannya kokoh dan secara keseluruhan daunnya kompak. Bentuk daunnya elips memanjang, tangkai daunnya berwarna pink. Bercak daunnya berwarna hijau gelap, merah, dan pink dengan tulang daunnya merah menyala. Hingga kini harga Pride of Sumatera masih cukup mahal dan dicari walaupun keberadaan di pasaran sudah banyak.  Ungkap ibu rumah tangga yang juga merupakan Petugas Ahli Gizi Puskesmas Jelakombo, Jombang kota ini. 

Selain itu, jenis lain yang dirawatnya adalah Sexy Pink.  Jenis ini daunnya didominasi warna pink dan merah dengan bercak hijau gelap. Urat daunnya berwarna merah cerah. Sementara tulang daunnya pink hampir sama dengan warna helai daunnya. Bentuk daun oval dengan bagian ujung daun agak lancip. Daunnya lebat dengan tangkai daun panjang. Sexy pink bagus ditanam berumpun. Aglaonema Sexy Pink rajin beranak sehingga cepat membentuk rumpun besar.

Kepada wartawan Unit TI menjelaskan, media yang digunakan bisa disesuaikan bahan-bahan yang ada.  Yang penting adalah memiliki 3 jenis kesuburan antara lain, subur secara fisik.  Ciri-cirinya dalah media akan porous, mudah menyerap air dengan cepat, gembur dan berwarna agak gelap.  Hal ini akan mendukung perakaran tanaman aglaunema.  Selanjutnya subur secara kimia yang artinya dalam media tersebut harus terdapat unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman.  Karena agalunema merupakan tanaman hias daun, maka unsur dominan yang dibutuhkan adalah nitrogen.  Dan yang terakhir adalah subur secara biologis, yang artinya terdapat mikroorganisme yang membantu penguraian dan penyerapan unsur dalam media. 

Untuk campuran media yang bisa digunakan antara lain arang sekam, kompos, Pupuk kandang (kambing), Cocofeat, Pasir malang, pakis cacah/ halus dan berbagai bahan lain dengan perbandingan sama.  Sambil menata media yang berserak akibat siraman air, ibu rumah tangga ini jugamenyarankan penambahan sedikit kapur dolomit dan pupuk organik cair sebagai pengontrol pH media dan meningkatkan kesuburan biologis. 

Selanjutnya, Petugas yang juga aktif membina kader Posyandu ini mengungkapkan, cara menanam yang ideal adalah dengan menanam pada pot yang sesuai ukuran tanaman.  Pastikan pot berlubang sempurna untuk menjaga aerasi udara dan air.  Tutup lubang pot dengan saringan agar media tidak larut terbawa air siraman.  Masukkan media dalam pot setinggi 2/3 bagian (tingi pot).  Masukkan aglaonema dengan/ tanpa media pembibitan.  Atur posisi dan pastikan tegak lurus serta tepat ditengah-tengah pot.  Berikan media disekeliling tanaman secara rapi tanpa merubah posisi tanaman.  Padatkan media sekeliling tanaman secukupnya.  Selanjutnya siram merata sampai air keluar melalui lubang bawah pot. 

Untuk perawatan, cukup dengan menyiram air secukupnya disesuaikan jenis aglaonema yang ada.  Seperti jenis pride of sumatra ini, dia hanya butuh sedikit air, maka jika terlalu banyak akan mudah busuk daun, imbuhnya.  Selain itu, beberapa waktu tertentu, tanaman perlu diputar agar pertumbuhannya tetap tegak, tidak cenderung miring akibat mencari sinar matahari.  Untuk budidaya aglaonema dilakukan secara vegetatif dengan stek batang dengan media yang baik, tidak tercemar penyakit. (RDP)

 

 

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh