ANDA BERADA DI: Depan Berita Tips dan Inovasi PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN

PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN

E-mail Cetak PDF

Jombang, Jombang. Pembangunan pertanian memang tidak bisa di lakukan secara parsial.  Secara holistic mutlak diperlukan dan didukung oleh semua lapisan masyarakat.  Petani sebagai penghasil komoditas pertanian akan kualahan permintaan kedepan jika luas lahan pertanian terus menurun sedangkan penduduk semakin banyak.  Belum lagi ancaman serangan OPT dan fenomena iklim yang mulai terjadi semakian rapat.  Untuk itu perlu upaya efektifitas dan efisiensi pemanfaatan lahan yang kurang produktif sehingga petani juga akan terbantu dalam suplay komoditas pertanian di masyarakat. Masyarakat sebagai konsumen komoditas pertanian diharapkan juga bisa mencukupi kebutuhannya sendiri sebisa mungkin.  Sehingga diperlukan program yang bisa dilakukan oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Dinas pertanian adalah terus menggalakkan pemanfaatan lahan pekarangan.  Hal ini juga di harapkan bisa mengendaliakn fluktuasi harga pasar yang tidak wajar di masyarakat tentang produk pertanian.

Hal ini yang juga dilakukan oleh Pak Rudi Priono di rumah.  Karena kesadarannya akan pentingnya intensifikasi pekarangan, Bapak 2 anak ini berusaha memanfaatkan pekarangan yang dimilikinya untuk kegiatan budidaya pertanian.  “Ya punya tanah sempit di kota, harus di siasati begini mas”. Ujarnya kepada wartawan unit TI yang kebetulan lewat dirumahnya.  Hanya dengan halaman rumah 3,5 x 8 meter beliau bisa menanam berbagai tanaman buah, tanaman hias hingga tanaman sayur.  Itupun sebagian tanah sudah di paving.  Dengan pengaturan yang efektif, disana kami lihat berbagai tanaman buah antara lain Pisang, kelengeng, kedondong, sawo, jeruk, belimbing yang telah berbuah. 

Tanamn sayur yang ada adalah cabai, daun katu, bawang merah, kemangi.  Tak ketinggalan sayur gambas juga menjadi peneduh area parkir yang ada.  “Selain menghasilkan, juga melindungi kita dari panas mas, membuat udara segar dan suasana menjadi tampak lebih asri” ujarnya.  Tanaman hias juga terdapat disana seperti anthorium, adenium, bonsai, philodendron, sicus dll menambah asri suasana.

Disana juga terdapat kandang Marmut yang berdiri di pojok lahan.  “Kalau itu untuk mainan anak saya mas” sambil senyum.  Memang pertanian akan sangat ideal jika di padukan dengan peternakan.  P. Rudi juga ternyata menyempatkan membuat tempat kecil untuk terpal dan mengisinya dengan ikan di belakang rumah.  Bukan untuk budidaya, tapi sekedar stok sumber protein di rumah. “ Kalau beli ikan, yang hidup biar awet segar mas sehingga bisa menjadi Stok.  Sisa makan juga bisa di berikan untuk ikan sehingga sampah yang keluar dari rumah, hanya sampah anorganik”.  P. Rudi juga memanfaatkan sampah organik lain untuk pupuk di pekarangannya.  Belum lagi satu petak jemuran di lantai atas, di curahi media tanam dan ditanamai sayur cabai, ubi, kemangi dan daun katu.

Benar-benar diharapkan bisa bermanfaat setiap jengkal pekarangan yang ada.

(RDP - Unit TI Kab. Jombang)

 

 

 

 

 

 

 

Terakhir Diupdate ( Kamis, 16 Agustus 2012 10:30 )  

Comments  

 
#1 dwi suliatyo 2012-08-14 01:26
Kebun Percontohan CV. AGRO LESTARI MOJOPAHIT

CV. Agro Lestari Mojopahit Trowulan Mojokerto
Phone (0321 494032)
website : www.katescalifornia.com
melakukan pemanfaatan lahan pekarangan di desa Mancilan kecamatan Mojoagung Kab Jombang untuk kebun percontohan Penanaman Pohon Jabon denga Tumpang Sari Pepaya California dan Cabe Merah Besar.
Pola yang dilakukan adalah sistim Tumpang sari yang menghasilkan pohon JAbon yang kami tanam menjadi sangat baik karna kebutuhan air dimusim kemarau tetap terpenuhi dikarenakan disela sela penanaman jabon ditanamami pepaya california dan cabe merah besar yang senan tiasa memerlukan air, sehingga kebutuhan air pohon jabon yang ditanam senantiasa terjaga kebutuhan airnya...
demikian dituturkan oleh bapak A. Dwi Sulistyo P direktur CV. Agro LEstari Mojopahit Trowulan Mojokerto yang aslinya adalah putra desa mancilan yamh pulang bawa oleh oleh untuk desanya.
 
 
#2 Dwi Sulistyo 2012-08-15 22:42
KEBUN PERCONTOHAN TUMPANG SARI POHON JABON , PEPAYA VARIETAS CALIFORNIA dan CABE MERAH BESAR di LAHAN PEKARANGAN


Pemanfaatan lahan pekarangan yang textur tanahnya lempung berliat adalah merupakan tantangan khusus bagi Bapak Dwi Sulistyo directur CV. AGRO LESTARI MOJOPAHIT yang asli Putra mancilan mojoagung ini.
Melihat pekarangan yang tidak ptoduktive atau lahan tidur maka ada niatan untuk mengubahnya dan menjadikan lahan tersebut menjadi produktife dan subur seperti yang pernah dicontohkan ditrowulan ....lahan pekarangan milik bapak sumardi berub ah menjadi produktife3 ketika Bpk Dwi Sulistyo menanaminya dengan Pepaya California....,dengan 22 tanaman pepaya california mengeluarkan biaya 450.000 dan dalam waktu satu tahun menghasilkan rp. 1.650.000,-.
Nah produktife bukan...sehingga bapak Sumardi merasakan betul betul produktife dan perlu adanya pemberdayaan lahan pekarangan kata bvapak sumardi.
Berbeda dengan lahan pekarangan yang ada di mojoagung....Langkah yang diambil oleh CV. AGRO LESTARI MOJOPAHIT adalh pertama yaitu mendatangkan pupuk kandang yang lumayan banyak....sehingga dengan adanya dukungan pupuk organik maka konsevasi kesubuiran tanah akan berubah menjadi lebih baik.
Awalnya komoditi yang ditanam adalah Pohon Jabon (Anthocepalus Cadamba) dengan jarak tanam 3 m x 3 m dan 6 m x 2 m setelha itu maka tanaman berikutnya adalah pepaya california (Carica Sp) ditanam diantara pohon Jabon lalu setelah satu sepuluh bulan ditanami dengan cabe merah besar diatara sela sela tanaman jabon dan pepaya tampak pada foto dibawah ini.
Tampaknya usaha yang dilakukan oleh CV AGRO LESTARI MOJOPAHIT tidak sia sia hasilnya tanaman tanaman yang ditanam tampak tumbuh subur...sesuai dengan harapan.
 

Add comment