ANDA BERADA DI: Depan Berita Program Kegiatan SL GAP CABAI MERAH DI BANDAR KEDUNGMULYO

SL GAP CABAI MERAH DI BANDAR KEDUNGMULYO

E-mail Cetak PDF

Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pendukung komoditas tanaman pangan. Beberapa tahun terakhir telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas sayuran. Upaya ini dilakukan untuk memperoleh pasokan produksi yang memadai baik secara kuantitas, kualitas maupun kontinuitas. Hal lain yang memperkuat keadaan adalah dimana peningkatan konsumsi sayuran yang terus terjadi oleh masyarakat dan permintaan pasar lokal maupun nasional.

 

Cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang menarik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan setiap hari dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat. Selama itu teknis budidaya yang dilakukan oleh petani di lapangan masih bervariasi sehingga produksi yang dihasilkan juga belum memiliki standar mutu tertentu. Dilain pihak, salah satu kunci keberhasilan dalam persaingan global adalah penerapan teknologi maju yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk bermutu dan aman dikonsumsi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perlu adanya usaha budidaya secara baik dan benar melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya cabai merah mulai dari proses budidaya sampai penanganan pasca panen sesuai dengan prinsip-prinsip serta kaidah GAP (Good Agriculture Practices). Dengan demikian diharapkan nantinya akan dihasilkan produk yang berkualitas dan volume produksi yang terkendali sehingga fluktuasi harga dapat ditekan.

Kegiatan SL-GAP (Sekolah Lapang-Good Agriculture Practices) yang dilaksanakan di BPP Bandar Kedung Mulyo merupakan usaha untuk menerapkan SOP dan prinsip-prinsip GAP dalam budidaya cabai merah. Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 minggu dengan peserta 10 orang petani, PPL dan POPT. Target yang akan dicapai melalui penerapan SOP dan GAP budidaya cabai merah dalam kegiatan ini adalah:

1. Produktivitas

- Cabai merah segar sebesar >10ton/Ha

2.Mutu Buah :

  • Keseragaman warna merah 80 - 90 %
  • Keseragaman bentuk dan ukuran 70 - 80 % seragam dan normal
  • Ukuran panjang cabai merah 12 – 14 cm dengan garis tengah 0,4 – 0,6cm
  • Tingkat kerusakan dan kotoran hasil panen di tingkat petani maks. 15 %

 

Penggunaan pupuk organik juga perlu terus digalakkan, mengingat ketergantungan pada pupuk kimia relatif masih tinggi, ungkap koordinator BPP Bandar Kedung Mulyo, Ahmad Fauzi, SP. Sarjana Pertanian lulusan Universitas Negeri Solo ini juga menambahkan, bahwasanya untuk mengatasi kendala cuaca yang tidak menentu, diharapkan bantuan lanjutan dari Pemerintah khususnya saluran irigasi (Teguh - Unit TI)

 

Add comment

Security code
Refresh