ANDA BERADA DI: Depan Berita Program Kegiatan KEDELAI MELUAS DI JOMBANG

KEDELAI MELUAS DI JOMBANG

E-mail Cetak PDF

Komoditi tanaman pangan memiliki peranan pokok sebagai pemenuh kebutuhan pangan, pakan dan industri yang setiap tahunnya cenderung meningkat. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan dan pakan, komoditas ini menjadi strategis dalam perannya mempertahankan Ketahanan Pangan Nasional di negeri agraris ini.

Kedelai telah menjadi komoditas strategis saat ini. Sumber protein nabati yang bisa diperoleh dengan harga terjangkau telah menjadi alternative pilihan masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan akan gizi yang lengkap bagi keluarga. Ditengah harga daging yang juga semakin sulit terjangkau kalangan menengah kebawah, tahu dan tempe menjadi pilihan yang tepat untuk itu. Bahkan beberapa keluarga telah menjadikannya lauk pauk wajib untuk dihidangkan dalam menu sehari-hari.

Dalam musim ini, sekitar 1.400 Ha areal sawah di Jombang telah ditumbuhi tanaman kedelai. Luas tanam ini akan terus bertambah hingga tutup MK II ini. Jika panen raya bisa dilaksanakan tanpa kendala maka bisa diprediksi hasil panen kedelai Jombang bisa untuk mencukupi kebutuhan kedelai di pasar local dan sekitarnya.

Teknologi yang diterapkan petani dalam musim ini hampir seragam dengan tahapan sebagai berikut:
1. Jerami padi dibabat hingga pangkal batang segera setelah padi dipanen.
2. Saluran drainase dibuat berjarak 2 – 3 m. sehinggat erbentuk bedegan-bedegan, tanpa olah / tanah.
3. Tanam benih secepatnya (paling lama 7 hari setelah padi dipanen ) dengan cara ditungal, bila tanah tidak becek. Jaraktanam 40 x 10 cm atau 35 x 15 cm, 2 – 3 biji perlubang.
4. Dosis pemupukan 50 kg Urea / ha + 50 kg SP36/ha +50kg KCl/ha. Pupuk ditebar setelah tanam.
5. Bila tanah tidak terlalu bece dan tanah sudah kering, setelah tanam dapat ditutup mulsa jerami, agak tipis, +2 ton / ha.
6. Penyiangan tanaman pada umur 3 dan 6 minggu.
7. Pengendalian hama mengacu pada PHT.
8. Panen bila polong telah tua, daun tanaman telah rontok.
9. Lakukan proses penjemuran brangkasan secepatnya dan bijikan.

Penambahan bahan organik juga harus terus digalakkan agar kesuburan tanah baik secara fisik, kimia maupun biologi tanah kembali meningkat. Ungkap Widodo selaku Koordinator Penyuluh Kec. Plandaan yang wilayahnya hampir 250Ha ditanami kedelai. Sarjana Pertanian alumni Universitas Darul Ulum Jombang ini juga menambahkan bahwasanya untuk mengatasi fluktuasi harga kedelai diharapkan Pemerintah bisa memberikan subsidi harga pada petani kedelai sehingga harga tidak jatuh ketika panen raya, tambahnya. (Idur - TI)

 

Add comment

Security code
Refresh