ANDA BERADA DI: Depan Berita Program Kegiatan JARING ASPIRASI MELALUI REMBUG MADYA KTNA

JARING ASPIRASI MELALUI REMBUG MADYA KTNA

E-mail Cetak PDF

Rembug Madya KTNA (25/04) yang merupakan forum koordinasi antara jajaran pengurus KTNA Propinsi Jawa Timur, Ketua KTNA Kabupaten Se - Jawa Timur dengan SKPD untuk singkronisasi program pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan perkebunan, yang juga rangkaian kegiatan Pekan Daerah KTNA Jawa Timur 2013. Kegiatan yang diselenggarakan di ruang Bung Tomo dibuka oleh Wakil Ketua I KTNA Jawa Timur dikarenakan Ketua KTNA Jawa Timur Berhalangan hadir (menghadiri undangan Kepresidenan), dihadiri oleh pengurus KTNA Propinsi, Pengurus KTNA Kabupaten Se Jawa Timur,Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait serta tokoh masyarakat. Pada kesempatan ini dibahas sejumlah isu penting sehingga pada acara rembug madya ini dibentuk dua komisi untuk dapat menjaring aspirasi dari KTNA masing-masing kabupaten/kota.

Dari pembentukan 2 komisi diwajibkan menyusun program Kerja KTNA terkait tindak lanjut pelaksanaan PENAS 2014 maupun mengevaluasi program kerja KTNA tingkat Propinsi Jawatimur. Dari hasil rembug madya yang diperoleh kesepakatan antara lain :

 

 

  1. Melaksanakan pertemuan, konsultasi dan konsolidasi mengenai penyempurnaan Pemantapan system kluster pada PEDA jatim 2013 sebagai pola PENAS 2014 serta sumber pembiayaannya.
  2. Koordinasi Internal KTNA Jatim tentang persiapan PENAS 2014
  3. Revitalisasi Kelembagaan KTNA Jatim meliputu evaluasi kepengurusan serta keterlibatan unsure pemuda sebagai upaya kaderisasi.
  4. Memantabkan jaringan agribisnis yang telah terbentuk pada PEDA 2013 sebagai embrio agribisnis yang lebih luas di PENAS 2014
  5. Mengawal pelaksanaan PEDA yang akan dilaksanakan 2 tahun sekali (usulan Ketua KTNA Jatim) mendatang dipusatkan di Kabupaten Ngawi atau Kediri.
  6. Mengawal dan menindak lanjuti MOU KTNA provinsi dengan perum BULOG tentang pengadaan gabah / beras.
  7. Merekomendasikan ke pemprov, pemkot/pemkab se jatim (dalam bentuk Perda, Pergub atau perwali) agar memberikan regulasi dan memfasilitasi kelembagaan KTNA dan dukungan kegiatan ekonomi pertanian, pembentukan bank pertanian, kemudahan akses perbankan, subsidi bunga untuk kegiatan pertanian.
  8. Merekomendasikan pada pemprov, pemkab/pemkot se Jawa Timur untuk memfasilitas tambahan tenaga penyuluh (swadaya,swakarsa, THL) dan kegiatan penyuluhan.
  9. Mendukung seluruh kebijakan Gubernur Jawa Timur  yang bertujuan untuk melindung petanidah hasil produk pertanian.
  10. Merekomendasikan kepada pemerintah propinsi, pemkab / kota meregulasi tentang ketersediaan loker di pasar modern untuk menyediakan produk unggulan hasil pertanian local.

 

 

Terakhir Diupdate ( Selasa, 07 Mei 2013 09:36 )  

Add comment