ANDA BERADA DI: Depan Berita Penyuluhan Pertanian

Penyuluhan Pertanian

Tekanan Metarhizium Anisopliae Dan Feromon Terhadap Populasi

Tanaman kelapa mempunyai manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia karena bukan saja buahnya yang berguna bagi manusia, tetapi juga seluruh bagian tanaman mulai dari akar, batang sampai ke pucuk. Tanaman kelapa memberikan sumbangan besar bagi perekonomian rakyat dan  negara. Indonesia merupakan negara produsen kelapa/ kopra terbesar kedua dunia setelah Filipina. Arti penting kelapa bagi masyarakat juga tercermin dari luasnya areal perkebunan rakyat yang mencapai 98% dari 3,89 juta ha total areal kelapa serta melibatkan lebih dari 7,13 juta rumah tangga petani. Ekspor komoditas kelapa mencapai US$ 288,47 juta dengan volume 714.160 ton pada tahun 2004 (Effendi, 2008).

 

Efektivitas Komunikasi Kelompok Pada Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu

Kecamatan Bareng cukup unggul dalam produksi lada, karena didukung oleh iklim, potensi lahan, tanaman lada yang luas, tingkat produktivitas belum optimal, dan kinerja petani belum maksimal dalam hal budidaya dan pengenalan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Berdasarkan permasalahan ini, sejak tahun 1998 Pemerintah melalui Dinas Perkebunan melaksanakan program Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan bentuk Sekolah Lapang (SL). SL-PHT merupakan suatu sistem pendidikan nonformal melalui pembelajaran orang dewasa yang dilaksanakan di lapang atau kebun petani dengan materi pengendalian hama terpadu pada tanaman lada, kebun sebagai media belajar, serta dengan pola  belajar lewat pengalaman.

   
Peran POPT

PERAN AKTIF POPT DALAM MENDUKUNG PEMASYARAKATAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU

Salah satu faktor pembatas dalam upaya meningkatkan produksi pertanian adalah adanya gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), Karena OPT dapat menyerang tanaman mulai dari persemaian/pembibitan sampai panen bahkan sampai hasil disimpan. Perlindungan tanaman sangat penting, untuk menjamin kepastian hasil dan memperkecil resiko berproduksi sesuatu tanaman (Djafarudin,2001).

   

KOORDINASI EVALUASI DAN PEMBAGIAN JATAH PUPUK BERSUBSIDI DI KECAMATAN NGUSIKAN

Pupuk merupakan kebutuhan dasar petani dalam berbudidaya tanaman. Tanpa pupuk, pruduksi pertanian akan sulit untuk dinaikkan. Begitu pentingnya pupuk untuk kenaikan produksi pertanian maka untuk menghindari gejolak kenaikan harga dan kelangkaan pupuk saat dibutuhkan petani, pemerintah mengatur dalam pendistribusian pupuk ini , melalui subsidi harga sampai dengan pengawasan distribusinya.

   

SEMANGAT TERAPKAN JAJAR LEGOWO

Kelompoktani Mlerep yang berada di desa Ketapangkuning kecamatan Ngusikan kabupaten Jombang merupakan salah satu kelompoktani yang cukup diandalkan sebagai pemasok kebutuhan tanaman pangan di wilayah kecamatan Ngusikan. Hal ini dikarenakan letak strategisnya yang berada di kisaran lahan dengan irigasi teknis yang dalam waktu satu tahun dapat melakukan budidaya sampai dengan