ANDA BERADA DI: Depan Berita Penyuluhan Pertanian

Penyuluhan Pertanian

BPP Jogoroto : BPP Model Masa Kini

BPP Jogoroto merupakan salah satu BPP yang ada di Kabupaten Jombang. BPP Jogoroto terletak di dusun Dongeng, Desa Jarak Kulon Kecamatan Jogoroto yang dipimpin oleh seorang koordinator BPP Anasrul Hakim, SP. Sejak tahun 2012 di bangun dan diserahkan pengelolaannya oleh Pemerintah daerah kepada Dinas Pertanian. Bangunan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Jogoroto didirikan pada Tahun 2013 memiliki areal seluas 9.900 M2 dengan fungsi penggunaan 2.500 M2 untuk lahan bangunan dan sisanya untuk lahan percontohan.

 

Jeruk Nipis Yang Semakin Menipis

‘Pasar jeruk, pasar jeruk’ teriak kencang dari sopir bis ketika mendekati wilayah Perak. Terdengar keren. PASAR JERUK PERAK. Begitu turun, dan melihat anda akan terkejut karena yang anda lihat bukanlah pasar jeruk seperti dalam bayangan. Jeruk yang begitu terkenal di Perak, jangan dibayangkan jeruk manis nan segar yang sedap dimakan. Jeruk di sini

   

Pengendalian Hama Tikus Secara Terpadu

Tikus sawah (Rattus argentiventer) termasuk hama utama pada tanaman padi. Kerusakan tanaman dan kehilangan hasil produksi akibat serangan hama ini sangat merugikan bahkan bisa sampai mengakibatkan gagal panen/ puso. Seringkali petani menjadi geram dan resah tidak berdaya akibat serangan binatang pengerat ini pada areal pertanaman padi mereka. Kasus kerusakan tanaman padi yang disebabkan oleh serangan hama tikus selalu menjadi permasalahan tersendiri yang dihadapi petani. Serangan hama tikus ini bisa terjadi pada semua fase pertumbuhan tanaman padi, mulai dari masa persemaian  (fase vegetatif) hingga fase generatif. Seperti yang terjadi pada areal persawahan padi di Kelompok Tani Ketapanglor Desa Kudubanjar Kecamatan Kudu pada musim tanam padi gadu MK I tahun 2018 ini. Hamparan hijau tanaman padi seluas kurang lebih 40 Ha terancam dengan adanya serangan binatang pengerat ini. Serangan sudah mulai terjadi sejak tanaman padi masih dalam masa persemaian dan pada saat tanaman padi sudah pindah tanam.

   

Kaderisasi Pemuda Tani

Krisis generasi petani mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Jombang termasuk di kecamatan Tembelang. Pengurus dan anggota kelompoktani yang ada hampir 95% adalah usia produktif diatas 40 tahun dengan pendidikan yang terbilang masih rendah. Minat pemuda untuk terjun dalam dunia pertanian masih minim, hal ini  disebabkan profesi petani masih dipandang tak menjanjikan saat ini. Padahal jika dicermati peluang untuk sukses di bidang pertanian cukup luas dan bisa diandalkan. Dinas Pertanian kabupaten Jombang senantiasa mengupayakan merangkul generasi muda tani agar konsisten memajukan dunia pertanian. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengadakan pelatihan pemuda pemudi tani di beberapa lokasi, termasuk diantaranya di desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang, tepatnya di lokasi P4S Meri Rejeki.Harapan besar tertumpu pada kegiatan ini agar mengembalikan gairah dan minat pemudatani di bidang pertanian. Membekali pemuda tani dengan ilmu, ketrampilan dan wawasan terkait pertanian secara luas.

   

Pengendalian OPT Tanaman Lada Kab. Jombang

Lada di Indonesia merupakan komoditas ekspor tradisional yang 95% ditanam dengan sistem perkebunan rakyat, dengan total area lebih dari 120 hektar. Ketika terjadi Perang Dunia II, Indonesia merupakan penghasil lada terbesar di dunia, tetapi saat ini posisi Indonesia sebagai produsen lada tersaingi oleh Vietnam, yang produksi ladanya mencapai dua kali produksi Indonesia (Sinar Tani, 22-28 September 2010 No 3372). Pada tahun 2001, Indonesia hanya mampu memenuhi 27% kebutuhan dunia. Isu nasional akibat penurunan ini antara lain karena tingkat produktivitas tanaman dan produksinya yang rendah, tingginya tingkat kehilangan hasil lada akibat serangan hama dan penyakit, usaha tani yang belum efisien dan masih rendahnya proses alih teknologi ke tingkat petani (Media Perkebunan, Juni 2005).