ANDA BERADA DI: Depan Berita Info Kecamatan

Info Kecamatan

BANDAR KEDUNG MULYO TANGGAP WERENG

Musim Penghujan merupakan berkah bagi Petani.  Bagaimana tidak, dalam budidaya pertanian yang dilakukan, akan cukup dengan irigasi yang menyuplay tanaman budidaya dengan tanpa mengeluarkan biaya irigasi.  Tetapi dilain pihak, Petani harus waspada dangan serangan berbagai hama dan penyakit mengingat kondisi lingkungan yang sangat lembab.  Seperti hal nya yang terjadi di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kab. Jombang. Hampir seluruh lahan dari 6 Desa disana sedang dalam waspada serangan hama wereng batang coklat (WBC).

 

PAK CAMAT PLOSO NIMBRUNG KENDALIKAN XANTHOMONAS

Musim Penghujan merupakan berkah bagi petani dimana mereka bisa melaksanakan kegiatan usaha tani dengan pengairan cukup.  Tetapi dilain pihak, petani harus mewaspadai berbagai kemungkinan adanya serangan hama penyakit tanaman yang sering muncul pada lingkungan yang lembab. Dalam hal ini, Kecamatan Ploso meningkatkan kewaspadaan dengan pengamatan rutin ke lahan yang dilakukan sesuai prinsip PHT.  Ini merupakan langkah kedua yang dilakukan petani setelah budidaya tanaman sehat dan dilanjutkan dengan pengembangan musuh alami.  Teknik ini telah dikuasai oleh petani ahli PHT di Kecamatan Ploso.  Hasil identifikasi lapang menunjukkan adanya serangan Xanthomonas orizae di beberapa titik di wilayah Kecamatan Ploso.

   

GERAKAN PENGENDALIAN XANTHOMONAS ORYZAE DI KECAMATAN SUMOBITO

Senin pagi 18 Pebruari 2013, beberapa anggota kelompoktani Grudo desa Madiopuro berkumpul di perempatan dekat areal sawah garapannya. Pagi itu mereka sepakat untuk mengadakan gerakan pengendalian Xanthomonas oryzae.Penyebab penyakit ini adalah bakteri, Xanthomonas campestris pv oryzae (penyebab hawar daun bakteri/Bacterial Leaf Blight) dan Xanthomonas campestris pv oryzicola (penyebab penyakit bakteri daun bergaris/Bacterial Leaf Strike). Bakteri ini berbentuk batang (basil) dengan satu flagel sebagai alat geraknya (monotrik). Perkebangbiakannya secara vegetatif atau asexual dengan membelah diri (divisio).

   

SLAMETAN GEDUNG BARU UPTD PERTANIAN TERPADU NGORO

Ngoro, UPTD Pertanian terpadu memang telah di luncurkan berapa bulan yang lalu.  Dan Perbubnyapun sebenarnya telah di tandatangani sejak 2 Januari 2012. Namun karena keterbatasan sarana dan prasarana, operasionalisasiannya baru dilaksanakan saat ini.  UPTD Pertanian terpadu merupakan wadah bagi penyuluh baik dari penyuluh pertanian tanaman pangan, tanaman hortikultura, penyuluh perikanan, penyuluh perkebunan dan penyuluh kehutanan.  Meskipun Penyuluh saat ini berada pada beberapa SKPD berbeda, tapi semua pihak menyadari bahwa penyuluh tidak bisa bekerja sendiri-sendiri.  Selain itu, Penyuluh tetap punya spesialisasi tersendiri dalam penanganan dan membawa kebijakan, Visi dan Misi masing-masing dinasnya.

   

PERTEMUAN SL-PHT PETAK TETAP

Desa Tanggungkramat, disanalah SL-PHT petak tetap Kecamatan ploso dilaksanakan. Tepatnya dikelompoktani Kramat yang dimulai tanggal 10 januari 2013 dimana pertemuan ini dilaksanakan setiap seminggu sekali .  Terlihat sudah lokasi Kelompoktani ini di Kecamatan Ploso mengingat Kabupaten Jombang menetapkan anggota kelompok tani “by hamparan” bukan by address”.  Dalam aplikasinya, Nama Kelompoktani adalah nama dusun, sedangkan nama Gapoktan adalah nama desa.  Setelah seluruh kelompoktani dibentuk, hal ini dilegalitaskan melalui SK Bupati sebagai binaan resmi Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.  Dengan demikian tidak ada kelompoktani fiktif atau kelompoktani “Merpati”.  Istilah yang dulu sering muncul ketika banyak kelompoktani dadakan menjelang dapat bantuan program.  Setelah program selesai, bantuan habis, hilanglah kelompoktani tersebut entah kemana.  Hal ini yang telah bisa diatasi di Kabupaten Jombang, dimana tidak ada lagi kelompoktani fiktif dan mampu menjalankan program dengan tepat sasaran.