ANDA BERADA DI: Depan Berita Info Kecamatan

Info Kecamatan

“Integrated Farming System” BPP Jogoroto Model Bertani Efisien

Konsep Integrated Farming System (Sistem pertanian terpadu) sudah tidak asing lagi dikalangan dunia pertanian.  Pola ini memungkinkan terjadinya usaha tani yang efektif dan efisien yang dilakukan petani sekaligus peternak dengan penggabungan semua komponen pertanian dalam suatu sistem usaha pertanian yang terpadu. Sistem ini

 

Perkuat Kelembagaan Petani, Atasi Masalah Lapang

Poktan Menturus merupakan salah satu Kelompok Tani yang ada di Wilayah Desa Menturus Kecamatan Kudu. Poktan Menturus termasuk salah satu kelompok tani andalan yang ada di Kecamatan Kudu. Bukan tanpa alasan, tapi hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor. Salah satunya karena Poktan Menturus termasuk Kelompok penghasil gabah terbesar di wilayah Kecamatan Kudu. Kondisi ini didukung karena Poktan Menturus berada di pinggiran sungai brantas sehingga areal persawahan bisa memiliki pengairan teknis yang sumber airnya berasal dari aliran sungai brantas. Oleh karena itu Poktan Menturus bisa menanam padi 2 kali dalam setahun, yaitu pada musin penghujan (MP) dan musim kemarau I / gadu (MK I). Faktor lain yang mendukung kemajuan Poktan Menturus sehingga bisa menjadi salah satu Poktan andalan di Wilayah Kecamatan Kudu adalah karena kegiatan dinamika kelompoknya. Poktan Menturus memiliki agenda rutin berupa pertemuan kelompok yang diadakan setiap satu bulan satu kali. Kegiatan pertemuan dilaksanakan pada tanggal 24 di setiap bulannya.

   

Uang Dari “PACAR” KU

Bulan ramadhan memang terbukti membawa berkah bagi semua, tak terkecuali bagi petani.  Komoditas unik yang seakan sepele ternyata mampu mendatangkan penghasilan yang lumayan pada saat yang tepat.   Kepekaan jiwa wirausaha petani dalam menangkap peluang datangnya bulan ramadhan bisa berbuah manis dengan menanam komoditas yang sesuai kebutuhan pasar saat ini.

   

Salak Galengdowo Primadona Baru Eksotika Buah Lokal

Salak Galengdowo, demikian nama yang diberikan untuk Salak dari Varitas Pondoh Lumut yang dikembangkan di Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Setelah bertahun-tahun dibudidayakan di Desa Galengdowo dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Salak pondoh di Desa Galengdowo memiliki cita rasa khas yang berbeda dari induk asalnya. Petani salak yang tergabung dalam Gapoktan Galengdowo, sudah sejak tiga tahun lalu menerima pendampingan budidaya salak melalui pembuatan SOP dan pelaksanaan aplikasi GAP untuk buah salak. Berangsur-angsur mengalami perubahan Dan perkembangan yang menggembirakan.

   

Kurangi Serangan Hama Dengan Pergiliran Tanaman

Hama dan penyakit tanaman merupakan siklus yang tak terpisahkan dari pola tanam dan tata tanam di lahan pertanian.  Sebuah Individu/ hewan bisa dikatakan hama ketika telah merugikan petani dengan melampaui ambang batas ekonomi.  Agar individu/ populasi hewan pada ekosistem lahan tidak berubah status menjadi hama, diperlukan keseimbangan ekosistem yang terus menerus sehingga menunjang produksi dan produktifitas pertanian secara berkelanjutan. Pola tanam menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan hama dan penyakit tanaman. Pola tanam yang tidak serempak dalam satu hamparan biasanya menunjang perkembangan hama dan penyakit.