ANDA BERADA DI: Depan Berita Info Kecamatan

Info Kecamatan

Salak Galengdowo Primadona Baru Eksotika Buah Lokal

Salak Galengdowo, demikian nama yang diberikan untuk Salak dari Varitas Pondoh Lumut yang dikembangkan di Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Setelah bertahun-tahun dibudidayakan di Desa Galengdowo dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Salak pondoh di Desa Galengdowo memiliki cita rasa khas yang berbeda dari induk asalnya. Petani salak yang tergabung dalam Gapoktan Galengdowo, sudah sejak tiga tahun lalu menerima pendampingan budidaya salak melalui pembuatan SOP dan pelaksanaan aplikasi GAP untuk buah salak. Berangsur-angsur mengalami perubahan Dan perkembangan yang menggembirakan.

 

Kurangi Serangan Hama Dengan Pergiliran Tanaman

Hama dan penyakit tanaman merupakan siklus yang tak terpisahkan dari pola tanam dan tata tanam di lahan pertanian.  Sebuah Individu/ hewan bisa dikatakan hama ketika telah merugikan petani dengan melampaui ambang batas ekonomi.  Agar individu/ populasi hewan pada ekosistem lahan tidak berubah status menjadi hama, diperlukan keseimbangan ekosistem yang terus menerus sehingga menunjang produksi dan produktifitas pertanian secara berkelanjutan. Pola tanam menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan hama dan penyakit tanaman. Pola tanam yang tidak serempak dalam satu hamparan biasanya menunjang perkembangan hama dan penyakit. 

   

Penyerahan Kartu Tani di Kecamatan Mojowarno

Salah satu faktor produksi yang sangat penting dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian adalah PUPUK. Pemerintah melakukan kebijakan penyediaan pupuk bagi petani melalui subsidi harga pupuk. Dalam pelaksanaanya terdapat permasalahan terkait pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk, antara lain : belum tepat sasaran, perembesan, kelangkaan, dan kenaikan harga di tingkat petani. Agar distribusi pupuk bersubsidi memenuhi Asas 6 Tepat (Tepat Jumlah, Jenis, Waktu, Tempat, Mutu, dan Harga) dan meminimalisir permasalahan dalam pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi serta implementasi. Pemerintah Provinsi Jawa TImur bekerjasama dengan PT. Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk. membuat aplikasi untuk penebusan dan pembayaran pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani.

   

Poktan Carangwulung Giat Manfaatkan Agensia Hayati

Poktan Carangwulung, yang berlokasi di Dusun Carangwuluung Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam merupakan salah satu poktan yang intens dalam pemanfaatan bahan ramah lingkungan dalam menjalankan usahataninya baik tanaman pangan maupun hortikultura. Salah satu bahan ramah lingkungan yang dimanfaatkan adalah Agensia hayati Jamur Trichoderma sp. Jamur ini dapat mengendalikan penyakit layu atau bercak daun yang biasa menyerang tanaman pangan dan hortikultura. Trichoderma sp bersifat antagonis terhadap beberapa patogen tular tanah seperti Fusarium moniliforme dan Sclerotium rolfsii. Trichoderma sp juga mempunyai kemampuan sebagai dekomposer dalam pembuatan pupuk organik/ kompos.

   

Coffea Excelsa Chev

Kopi ekselsa termasuk satu kelompok dengan Kopi liberika ( Coffea liberica Bull ex Hiern ). Kopi ekselsa dikenal juga dengan nama latin C. Liberica var. Dewevrei. Morfologi keduanya sangat mirip. Pembedanya ada di pucuk daunnya. Jika pucuk daun Kopi liberika berwarna hijau, maka pucuk daun Kopi ekselsa berwarna kemerah-merahan. Kopi jenis ini didatangkan dari negara Liberia pada tahun 1875 oleh Belanda. Saat itu kopi golongan Liberika ini dinilai tahan penyakit karat daun (Hemilea vastatrix). Yang banyak menyerang Kopi arabika. Kopi ekselsa tumbuh dan berkembang baik di tanah dengan keasaman tinggi. Contohnya di kawasan Wonosalam, Lereng Anjasmoro. Maka dari itu Kopi Ekselsa dikenal dengan " Kopi Asam".