ANDA BERADA DI: Depan Berita Kelompok Budaya Kerja

Kelompok Budaya Kerja

DISPERTA JOMBANG IKUTI KEMBALI LOMBA WEB

Pembangunan pertanian saat ini dan yang akan datang, memiliki permasalahan yang semakin komplek.  Mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran, Pemanasan global, iklim ekstrim, penurunan daya dukung lahan, alih fungsi lahan pertanian serta penambahan penduduk yang terus meningkat. Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam mengawal ketahanan pangan nasional.  Untuk itu, upaya peningkatan produksi dan produktifitas harus terus dilakukan baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi.

 

BANGKITKAN JATI DIRI, WUJUDKAN PETANI MANDIRI

Motivasi kinerja diperlukan bagi semua insan yang ingin meraih jatah rejeki pemberian Alloh SWT. Kali ini Dinas Pertanian Kab. Jombang berupaya mengadakan kegiatan rutin untuk memberikan motivasi pada seluruh pegawainya. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakan Seminar Motivasi Kinerja, yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 September 2016. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh penyuluh pertanian lapangan dan jajaran pejabat Esselon di Lingkup dinas pertanian.

   

KESIAPAN KBK “SI AKTIV” DIPERTA JOMBANG MENGHADAPI GELAR KBK 2012

Kelompok Budaya Kerja (KBK) merupakan tim yang bekerja sama memberikan rekomendasi kebijakan kepada para pemangku jabatan secara obyektif dan ilmiah. Dinas Pertanian Kabupaten Jombang terus berupaya memperbaiki diri dalam melayani masyarakat dalam bidang pertanian melalui Tim KBK Si Aktiv.  Nama ini diambil dari Janji layanan Dinas Pertanian Kab. Jombang “Aktiv” yang merupakan kependekan dari “Ada Kepastian Terpecahkannya Impact Point dan Visioner”.  Tim KBK Si Aktiv terdiri dari 6 Personal yang bekerjasama dalam melakukan kajian melalui 7 langkah dan 7 alat analisis yang terbagi dalam 4 langkah utama yaitu Plan, Do, Check dan Action).

   

SMS CENTER SI AKTIV (APRIL 2012)

SMS Center si Aktiv  merupakan sistem pelaporan data berbasis teknologi SMS (Short Massage Service) gateway, dimana petugas dapat melaporkan segala kegiatan di lapangan (khususnya tentang perkembangan tanam, panen dan kondisi serangan OPT) hanya  melalui SMS saja dengan pengkodean tertentu.

   

SDM KUNCI SUKSES PEMBANGUNAN SEKTOR HILIR

Kalau sementara ini 80 % kelompoktani masih berkutat di sektor hulu (budidaya) sedangkan hilir (pasar) baru 20 %.