ANDA BERADA DI: Depan Berita Mbah Suluh

Mbah Suluh

PENGENDALIAN HAMA TERPADU (MBAH SULUH EDISI 4)

Kali ini saya menghadiri pertemuan Sosialisasi Revisi kebijakan sinergisme dari P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) atau HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air)/ Gabungan HIPPA dan Poktan/ Gapoktan di suatu wilayah yang di Plot kegiatan WISM dari dana APBN.  Kebetulan saya diundang sebagai rasumber yang diminta menjelaskan tentang pentingnya kerjasama antara kedua lembaga milik petani tersebut. 

Perkumpulan Petani Pemakai Air merupakan kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi wadah petani pemakai air dalam suatu daerah pelayanan irigasi yang dibentuk oleh petani pemakai air sendiri secara Demokratis,termasuk lembaga lokal pengelola irigasi.  Perkumpulan petani pemakai air untuk Jawa Timur kelembagaan ini disebut HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air).

   

KESEIMBANGAN ALAM (MBAH SULUH EDISI BAG.3)

Ditengah kesibukan rutin kantor, saya beruntung mendapatkan kesempatan keluar hari ini.  Kebetulan saya diutus menemani tamu dari Lembaga Pelatihan dari Kota Malang.  Bersama dua rekan lain saya meluncur dengan Panter hijau yang gagah.  Meski nebeng, cukup nyaman rasanya dalam bertugas dan melepas kepenatan kerjaan yang masih menumpuk.  Sepanjang jalan, udara segar mengiringi.  Walau mobil ber AC, teman-teman sepakat kali ini dengan “AC Made in Ilahi”. Itung-itung mengurangi penaambahan Freon diudara yang merupakan salah satu penyebab efek Gas Rumah Kaca. Sangat rilex.

   

ADAPTASI PETANI DALAM KONDISI IKLIM YANG TAK MENENTU (MBAH SULUH EDISI BAG.2)

Hari ini, saya mengagendakan keluar kantor untuk kembali memantau pekerjaan yang baru di mulai.  Pendampingan Sekolah Lapang SRI (System of Rice Intensification). Setelah berkunjung dari beberapa lokasi kegiatan, tibalah saya di sebuah kampung yang juga di plot SL-SRI. Dari Mega Pro yang gagah dengan Plat merah, aku turun dan parkirkan kendaraan inventris Negara tersebut di bawah pohon rambutan milik penduduk yang juga meneduhi sebagian tepi jalan.  Aku lepas tas ransel hitamku dan aku letakkan di atas tangki sambil dalam hati berkata “sangat aman, tak ada indikasi kejahatan atau criminal sama sekali, benar-benar damai”.