ANDA BERADA DI: Depan Berita Dunia Usaha

Dunia Usaha

PADI ORGANIK PLANDAAN

Kesadaran budidaya secara organik semakin berkembang di kalangan para petani Jombang. Salah satunya dilakukan oleh Solekan, Ketua P4S Plandaan Madani, Kecamatan Plandaan. Didorong oleh keinginannya untuk ikut memperbaiki kesuburan lahan dan kualitas produk pertanian, Solekan dan 5 petani mitranya mencoba menanam padi organik di lahan mereka seluas 1,5 ha.

 

KETUA DPRD JOMBANG DUKUNG KEMITRAAN BULOG GAPOKTAN

Pada saat penyetoran perdana Gabah dari Gapoktan ke Bulog, nampak ketua DPRD Kabupaten Jombang Bahanna Bela Benanda. Politisi asal Ploso itu kelihatan berbaur diantara para pengurus Gapoktan dan pengurus KTNA Kabupaten Jombang yang saat itu menyelenggarakan selamatan untuk menandai setor perdana gabah Gapoktan ke Bulog.

“Ini yang kita tunggu-tunggu, dengan adanya kemitraan ini akan memutus rantai perdagangan. Harapannya petani akan bisa mendapatkan untung yang lebih baik yang selama ini lebih banyak dinikmati para pedagang. Selain itu, Bulog juga akan diuntungkan karena selama ini Bulog kesulitan untuk memenuhi target pengadaan pangan, ” tambah politisi yang juga piawai mendalang itu.

Sebagaimana diketahui, tahun 2011 stok beras milik Bulog mengalami kekurangan akibat tingkat penyerapan gabah dan beras petani yang masih sangat minim. Di tingkat Jawa Timur  antara bulan Januari - April 2011 (Subround I) daya serapnya 4,75 persen dari total produksi beras Jatim sebanyak 3.706.568 ton. Sementara, antara Mei - Agustus pembelian Bulog semakin turun menjadi 3,74 persen dari produksi beras petani Jatim mencapai 2.629.309 ton.

Ketua DPRD Kabupaten Jombang berharap kerjasama antara Bulog dan Gapoktan semakin ditingkatkan. “semua pihak supaya bisa menjaga komitmen agar kerjasama terus berlanjut,” pungkasnya. 

HUMUS EDISI 22

   

GELIAT BISNIS GAPOKTAN POJOK KULON

Semenjak menjadi percontohan kegiatan tunda jual, Gapoktan Pojokkulon semakin padat dengan kegiatan. Bukan cuma simpan pinjam uang sebagaimana umumnya Gapoktan yang dapat PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan). Gapoktan Pojokkulon saat ini sudah merambah ke kegiatan bisnis terutama komoditas gabah.

Melalui permodalan dari PUAP dan dukungan perbankan, musim ini Gapoktan Pojokkulon disibukkan untuk membeli gabah hasil panen petani di wilayah Desa Pojok Kulon.  Kalau dulu para petani menjual gabahnya ke tengkulak, saat ini para petani bisa menjual gabahnya ke Gapoktan. “Sekarang kepercayaan petani ke Gapoktan semakin meningkat. Dan, komitmen petani juga sangat tinggi, pengembalian pinjaman tertib tidak ada yang menunggak,”kata Hudi Ketua Gapoktan Pojokkulon.

   

ENGGAN PANEN SENDIRI PETANI MERUGI

Mewujudkan kesejahteraan petani tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Seringkali petani menghasilkan produksi yang tinggi, namun mereka ternyata tidak bisa menikmatinya dengan memperoleh pendapatan yang cukup. Tiga bulan lebih merawat tanamannya, ketika hasil sudah ada di depan mata justru para tengkulaklah yang menikmati panen melimpah. Ini karena para petani lebih suka menebaskan panenannya ke Tengkulak. Para tengkulaklah yang kemudian ngerit, mrontok dan mengangkut padi dari lahan para petani yang sudah dibelinya di sawah. Memang, petani tidak perlu repot-repot. Akan tetapi, nilai yang diterimanya pasti jauh lebih kecil. Apabila dia mau sedikit saja meluangkan waktu dan tenaga untuk memanennya sendiri, tentu petani akan menikmati pendapatan yang lebih baik.

   
transaksi

SRG PLUS 2 JAM CATAT TRANSAKSI RP 19, 8 M

Upaya membangun pasar (sektor hilir) produk pertanian makin kongkrit dengan diresmikannnya SRG PLUS Desa Glagahan, Kecamatan Perak. Setelah melalui perjalanan panjang koordinasi dan sosialisasi akhirnya Bupati Jombang, Drs H Suyanto, MMA  memberikan restu untuk memfungsikan bangunan resi gudang di Kecamatan Perak sebagai SRG PLUS dan fasilitasi pemasaran agribisnis.