ANDA BERADA DI: Depan Berita Dunia Usaha BANK INDONESIA DUKUNG PROGRAM TUNDA JUAL TINGKAT KELOMPOK

BANK INDONESIA DUKUNG PROGRAM TUNDA JUAL TINGKAT KELOMPOK

E-mail Cetak PDF

Jombang, Jombang. Sekali lagi, Pembangunan pertanian

di Kabupaten Jombang mendapatkan dukungan dari pihak luar. Bank Indonesia, melalui BI Wilayah Surabaya telah melakukan MoU dengan Pemda Jombang tentang Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Program Tunda Jual dan Pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani.  Dari pihak BI diwakili oleh Drs. SARWANTO, M.M selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV sementara atas nama  Pemda Jombang langsung ditandatangani oleh Bupati Jombang Drs. H Suyanto, MMA.

Sebelum dilakukan MoU antara BI dan pemda Jombang, telah didahului dengan beberapa kali studi dan survey oleh tim BI baik melalui interview dengan pejabat- petugas Dinas Pertanian  maupun survey langsung ke Gapoktan Pojokkulon, Kecamatan Kesamben.

Dalam satu kesempatan dikusi dengan pimpinan dan staff dinas pertanian Priyatna, Analis Muda BI Wilayah Surabaya menyampaikan, apa yang akan dilakukan di Gapoktan tidak lepas dari peran BI dalam menstabilkan nilai rupiah melalui pengendalian inflasi yang rendah dan stabil. Kaitannya dengan kegiatan ekonomi pedesaan, adalah bagaimana para petani bisa menghasilkan produksi yang tinggi dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, apa yang akan dilakukan BI juga merupakan bentuk dukungan untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Saat menerima kunjungan kedua dari BI, Kepala Dinas pertanian mengatakan, apa yang dilakukan di Gapoktan Pojokkulon sendiri masih belum sepenuhnya berjalan sesuai konsep dasar. “Saat ini apa yang dilakukan teman-teman di Pojok kulon masih bersifat penguatan modal dan agribisnis padi. Yang kita harapkan kedepan bukan hanya itu. Kita berharap Gapoktan Pojokkulon bisa memenuhi kebutuhan seluruh anggotanya bukan hanya kebutuhan usaha tani. Tapi juga untuk kebutuhan sehari-hari seperti sembako, kebutuhan pada saat ada hajatan. Bahkan untuk suplai kebutuhan usaha anggota. Tapi kalau yang saat ini sudah diapresiasi positif tentu kita mengucapkan terimakasih,”kata Suhardi saat menerima kunjungan tim BI di ruang kerjanya.

Tidak hanya menggali informasi dari Dinas, untuk mengetahui secara langsung performa Gapoktan tim BI juga melakukan survey langsung ke Gapoktan Pojok Kulon. Siti Senorita Printaningrum, Analis Unit Pemberdayaan Sektor Riil & UMKM BI  Wilayah IV mengatakan kalau cukup berkesan dengan apa yang dilihatnya di Gapoktan Pojokkulon. “Saya melihat, ketua Gapoktan Pojokkulon punya pemikiran yang visioner. Sepertinya dia (Pak Hudi) juga sangat disegani oleh anggotanya. Memang kalau saya melihat Kelompok-Kelompoktani yang bisa berjalan dengan baik, biasanya disitu ada orang yang bisa jadi panutan. Seperti Pak Hudi di Gapoktan Pojokkulon, “ terang Essie, seperti biasanya dipanggil.

“Saya juga melihat sepertinya kegiatan di Gapoktan juga cukup aktif. Terlihat dari banyaknya coretan-coretan di papan tulis, mungkin itu hasil rapat yang dilakukan oleh Gapoktan, Tentu kita akan sangat senang apabila yang akan kita bantukan nantinya bisa membantu Gapoktan dan anggotanya,”lanjutnya.

Dalam nota kesefahaman antara Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV dengan Pemda Jombang tertuang beberapa hal yang akan dibantukan untuk Gapoktan antara lain : Bantuan teknis dalam bentuk pelatihan peningkatan kompetensi anggota kelompok petani, baik dalam aspek teknis maupun aspek manajerial. Kegiatan Pendampingan berupa monitoring, pelatihan pemberdayaan kelembagaan, sosialisasi dan atau linkage dengan sumber pembiayaan. Bantuan Sarana Produksi dan Alat Mesin Pertanian     berupa benih/bibit, pupuk, pestisida dan zat lainnya serta bantuan alat-alat mesin pertanian yang disesuaikan dengan kebutuhan Gapoktan setempat serta ketersediaan dana yang ada. Serta bantuan yang dibutuhkan Gapoktan dengan memperhatikan kebutuhan Gapoktan dan ketersediaan dana yang ada.

Masih menurut Esy, BI akan melakukan dukungan kepada empat Gapoktan untuk  Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Program Tunda Jual. Ir. Supriyanto, selaku kepala Bidang Penyuluhan menyampaikan selain Pojokkulon, Gapoktan yang diajukan untuk mendapatkan dukungan dari BI antara lain Gapoktan Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Gapoktan Sumbergondang Kecamatan Kabuh dan Gapoktan Sugihwaras Kecamatan Ngoro. “Pertimbangan kita untuk memilih Gapoktan adalah faktor kelembagaan yang baik, kepengurusan yang jalan, serta adanya tokoh yang diharapkan bisa menjadi panutan di Gapoktan,” terang Supriyanto disela kunjungannya ke Lampung mendampingi temu teknis penyuluh.

Suksesnya kerjasama antara Pemda dan BI untuk penguatan Gapoktan  tentunya sangat tergantung dengan komitmen seluruh jajaran Gapoktan, Poktan bersama seluruh petani anggotanya.  Pendampingan oleh petugas juga bagian penting untuk keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan dan agribisnis Gapoktan. Semoga…

(Buletin Humus Edisi 24 - Download Disini)

Berita Terkait

BANK INDONESIA KONGKRITKAN DUKUNGAN TUNDA JUAL TINGKAT KELOMPOK

DUKUNGAN BANK INDONESIA PERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN AGRIBISNIS GAPOKTAN

 

Add comment

Security code
Refresh