ANDA BERADA DI: Depan Berita Asosiasi Petani PETANI PETERNAK SE JATIM BELAJAR BUDIDAYA LELE DI TENGARAN

PETANI PETERNAK SE JATIM BELAJAR BUDIDAYA LELE DI TENGARAN

E-mail Cetak PDF

Pekan Daerah (PEDA) KTNA Provinsi Jatim yang dilaksanakan di Jombang pada tanggal 22 sampai 26 April 2013 telah berjalan dengan baik dan lancar.  Antusiasme 118 Peserta dari Kabupaten/ Kota se Jawa Timur mampu membuat para panitia PEDA terlihat sibuk dengan berbagai aktifitas.  Mulai dari penyiapan sarana prasarana kegiatan, pelaksanaan acara demi acara, hingga evaluasi setiap tahapan pekerjaan.  Tetapi tak tampak disana mimik wajah suram yang meliputi segenap panitia juga peserta.  Alhamdulilah semua berjalan dengan baik. Meski masih adanya kekurangan sana sini, tapi rata-rata peserta menyatakan kepuasannya bisa belajar bersama, saling tukar informasi dan teknologi di kolam saya, ungkap Pak Amrozi selaku tuan rumah sekaligus ketua KTNA di Kecamatan Peterongan.

Konsep PEDA ini merupakan alternative baru dari bentuk pelaksanaan pertemuan kelompok KTNA selanjutnya.  Memang diharapkan dengan model klaster ini, akan ada interaksi sosial antar pelaku utama dan pelaku usaha sebidang.  Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan usaha yang digeluti oleh para peserta PEDA.  Ungkap Bu Bindari Insiyah, SP selaku PPL Desa Tengaran Kec. Peterongan.  Sistem ini sangat efektif jika di terapkan dalam rangka mencapai 3 sukses yang ditanamkan antara lain, sukses Alih pengetahuan, teknologi dan informasi, Sukses bangun kelembagaan dan jejaring agribisnis dan sukses tumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian, tambah Ibu satu anak ini.

Dalam klaster Lele ini, banyak yang bisa dipelajari bersama hingga semua materi menjadi bahan diskusi seluruh peserta antara lain Magang.  Dalam magang dijelaskan tentang latar belakang memilih budidaya ikan lele.  Selain itu, budidaya lele diharapkan bisa menggunakan probiotik dan penggunaan jamu herbal yang difermentasi.  Dalam Budidaya Lele di P. Ozy, panggilan akrap P. Amrozy, tidak menggunakan obat-obatan kimia.  Hal ini dilakukan untuk kelestarian lingkungan sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab moral pada konsumen berupa jaminan kualitas dalam rangka menjaga kesehatan manusia.

Penggunaan pakan alternative juga dibahas disana.   Selain cara mengatasi penyakit pada lele, Kegiatan pendederan juga menjadi bahasan menarik bagi peserta.  Tidak hanya itu, permasalahan teknis lain seperti manajemen kualitas air menjadikan suasana semakin meriah untuk diikuti.  Tidak hanya diskusi, peserta juga larut dalam kegiatan pembuatan probiotik dan sarana prasarana lain dalam budidaya Lele disana  Ungkap P. Heru selaku THL TBPP Kecamatan Peterongan.
(Bindari Insiah - Unit TI Kec. Peterongan)